HOT LISTING Hari ini

Perum Villa Muka Kuning - Row Utama Kec Sagulung

Rp. 238,000,000 KT: 3   KM: 1   48/80 TEMBESI KERAMIK SEKEN Informasi Properti...

Tampilkan postingan dengan label Tips & Trik KPR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips & Trik KPR. Tampilkan semua postingan

Tips Bagaimana Bernegosiasi Dengan Bank

Berikut sharing dari pengalaman buat konsumen hunianbatam.com, membeli rumah second lewat kredit perumahan, kita menyadari betul bahwa bank sebenarnya memiliki kesamaan dengan tukang sayur di pasar. Bank manapun pasti menyadari betul faktor negoisasi dalam setiap proses analisa kreditnya. 
Ambil contoh ketika kita apply KPR, banyak sekali persyaratan bank yang tidak bisa kita penuhi. Mulai status kerja, lama kerja, besaran cicilan, hingga appraisal rumah.

Berikut tips / panduan bernegoisasi dengan Bank

- Jangan terlalu polos
Aturan pertama dalam negoisasi adalah jangan membuka diri anda terlalu banyak. Pertama kali kita mengajukan KPR kita membuka diri dengan menyebutkan secara detail fluktuasi gaji kita -auditor mengenal busy dan low season hingga gaji pun berfluktuasi- kita pun menjelaskan status kita yang masih kontrak, yang belum genap 2 tahun dan segala penjelasan pesimis lainnya. Akibatnya sang CS pun seperti enggan menanggapi kita.Belajar dari itu, kita pun mengubah gaya negoisasi kita. Berhenti polos, dan mulai berhati-hati dengan siapa yang kita hadapi. Walhasil, selang 1 bulan-an. CS disebuah bank itu sudah lupa tentang kita dan akhirnya aplikasi bisa dimasukkan dengan data yang baru. 

- Kita pada dasarnya adalah pembeli 
Posisi kita sebenarnya yang tokoh kunci. Alternatif KPR tidak hanya di satu bank, tapi ada banyak bank lain yang siap membantu anda. Contoh tentang cicilan. Teorinya cicilan KPR adalah 1/3 gaji. Tapi coba bayangkan bila total income kita dengan istri 10 juta rupiah, namun living cost kita berdua hanya 2 juta rupiah (asumsi tinggal dirumah orang tua, sudah punya kendaraan, tidak ada kredit card dan cicilan lain). Tentunya pihak bank bisa memberi limit cicilan sebesar 50% dari penghasilan. Ini adalah sedikit teori negoisasi dengan pihak bank. 

- Kalau anda sendiri tidak yakin bagaimana dengan pihak Bank 
Seharusnya calon nasabah sangat yakin bahwa dia bisa mencicil, dengan begitu bank bisa melihat keseriusan kita. Jangan pikirkan lain-lain dulu. Jika kita melihat sebuah rumah, taruhlah harga 200 juta, kemudian setelah kita bandingkan sana-sini kita merasa mampu membeli rumah tersebut. Jangan sampai masalah KPR yang sepele menjadi hambatan besar buat anda.

KPR 99% Disetujui

Tips sederhana dalam membeli rumah adalah sesuaikan dengan 3K [Keinginan, Kebutuhan dan Kemampuan] Meski ketiganya kadang sering berlawanan arah.
Dan cara membeli rumah yang paling umum adalah dengan KPR. Namun masih banyak orang yang begitu awam tentang dunia KPR. Kali ini saya mencoba menyusunnya dengan bahasa yang lebih mudah dipahami dengan harapan makin banyak orang yang mampu memiliki rumah.







Syarat pertama adalah Cash Flow (CF) alias penghasilan.
  1. Penghasilan bisa berupa gaji atau dari bisnis.
  2. Anda musti punya rekening tabungan. Buat apa? Buat ngebuktiin kl anda emang punya CF.
  3. Kl  belum punya? Ya bikin! Anggap aja Bank itu SEKRETARIS anda. Sekretaris yang digaji kurang lebih 15ribu tiap bulan.
  4. Buat ngebuktiinnya, rekening tabungan musti rutin ada CF 3-7 bulan.
  5. Bukti Sumber Cash Flow itu syarat berikutnya. Bentuknya slip gaji kl anda seorang karyawan
  6. Atau laporan keuangan kl anda pengusaha
  7. Khususnya laporan keuangan usaha anda mesti siapin 2 tahun tuh transaksi.
  8. Khususnya slip gaji, perlu dukungan surat keterangan kerja dari kantor.
  9. NPWP! Apa tuh? Nomor Pokok Wajib Pajak. Kl belum punya, gampang kok. Datang ke KPP setempat. Gratis!
  10. Pastikan anda bukan anggota BLBI. Apa tuh BLBI? Black List Bank Indonesia.(kredit macet)
  11. Kalau anda pernah kredit di bank, trus gak lancar lebih dari 2 bulan berturut-turut, otomatis ente masuk BLBI.
  12. Kl syarat2 itu sudah siap, tinggal tambahin foto kopi KTP, KTP suami atau istri + surat nikah dan kartu keluarga.
  13. Nah ini saran yang penting buat anda. Ajuin ke beberapa bank.
  14. Kenapa harus beberapa bank? Krn prosesor bank juga manusia. Dan tiap manusia punya subyektifitas sendiri2.
  15. Makin banyak bank gimana? | Makin bagus! Krn makin banyak silaturahimnya
  16. Kl alergi sama bunga bank, silahkan menggunakan bank syariah.
  17. Kl ke Bank selain syarat dari anda, jangan lupa syarat dari rumahnya. Seperti fotokopi sertifikat, pbb, imb, ktp pemilik.
  18. Kapan diajuinnya? Ajuin di minggu ketiga sampai keempat. Biasanya pada kejar target tuh
  19. Bulan Desember biasanya susah tuh dapet kredit. Mending tunda di Januari. Bulan desember pada siap2 tutup buku.
  20. Nah yang paling penting agar disetujui adalah BERDOA sama TUHAN agar dikabulkan permohonan KPRnya. :D
Ayo segera siapkan syarat-syaratnya.

PEMATERI Aryo Diponegoro | Owner YukBisnisProperti, penulis buku, pebisnis properti | http://caramudahbelirumah.com/

Sistem Bunga KPR

Banyak orang  mengambil KPR di bank yang masih bingung dengan sistem bunga yang ditetapkan oleh bank. Seperti bunga flat, efektif, fixed dan floating. Mudah-mudahan sedikit tulisan ini bisa memberi sekedar gambaran kasar untuk anda.

  • Bunga flat : Sistem perhitungan suku bunga yang besarnya mengacu pada pokok hutang awal. Jadi besarnya angsuran tetap tiap periodenya sampai lunas.
  • Bunga Efektif : yaitu bunga yang dibayar dihitung berdasarkan pokok hutang tersisa.
  • Fixed : Suku bunga ini bersifat tetap selama periode tertentu atau bahkan selama masa kredit.
  • Floating : Suku bunga yang dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi pasar.
Sistem bunga bank juga bervariasi bisa flat dengan fixed atau floating bisa juga efektif fixed dan floating. tergantung kebijakan masing-masing bank pemberi kredit dan jenis kreditnya.